Wajib sokong Morsi - Dr Yusuf al-Qaradawi HOME

Sunday, January 23, 2011

Manfaat Tidur Mengiring Ke Kanan

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri
Secara anatomis, otak manusia terbagi kepadadua bahagian iaitu kanan dan kiri. Bahagian kanan adalah otak yang mengawal organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh bahagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktiviti seperti makan, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi mengring sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mengawal segala aktiviti organ tubuh bahagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asid sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang berisiko terkena stroke, maka yang berisiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.
Posisi tidur mengiring kesebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh (darah) tersebar merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan ( bawah ). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Impak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualiti tidur kita.

Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini di sebabkan kerana posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan aliran jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan kemasukan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3. Mengistirahatkan lambung/perut.
Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan hujung akhiran keluaran menuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asid lambung) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung/perut. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asid yang akan menyebabkan hakisan dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basah bias masuk balik menuju lambung dengan akibat hakisan dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.
Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan hempedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu karang hempedu. Keluaran cairan pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
Saat tidur pergerakan usus meningkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makanan yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lama tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar.
Dengan tidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid ( sebelum anus ) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar di ikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air Besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri
Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktiviti cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki posisi paling bawah dimana aliran darah balik cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan , maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang.

8. Menjaga kesehatan paru-paru
Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.

9. Menjaga saluran pernafasan
Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang berdengkur. Orang yang berdengkur semasa tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualiti tidur.

0 comments: